Home | Raddien Pelangi Blog | Wirapati Blog | blogger.com

Tips Traveling ala Backpacker

Ingin melakukan perjalanan tanpa memakai jasa perjalanan atau travel agency memang bisa dilakukan oleh siapapun. Terutama bagi pada pencinta traveling, dimana jiwa petualang selalu melekat pada dirinya dan ingin selalu mencari hal-hal baru dalam setiap perjalanannya.

Namun begitu, tidak lantas seorang backpacker � sebutan untuk seorang wisatawan yang senang melakukan perjalanan ke berbagai tempat dengan tas ransel dipunggungnya � di awal-awal petualangannya mengunjungi beberapa tempat di negaranya atau di luar negeri, sukses dalam perjalanannya jika sebelum keberangkatannya tidak dilengkapi dengan berbagai persiapan yang dibutuhkan selama melakukan perjalanannya.

Untuk itu, bagi Anda yang mencintai dunia traveling dan ingin melakukan perjalanan ala backpacker, sebaiknya pahami terlebih dahulu apa-apa yang harus dipersiapkan sebelum Anda �meluncur� dengan tas ransel di punggung Anda.

Cari referensi
Apabila Anda memiliki rencana untuk berlibur ala backpacker, tentukan pilihan kota atau negara mana yang akan dikunjungi. Untuk mempermudah Anda dalam menemukan beberapa referensi tempat-tempat yang OK, Anda bisa browsing melalui internet, meminta referensi dari teman atau kerabat dekat, tanya dalam forum milis yang Anda ikuti, lihat-lihat brosur wisata atau bisa juga mencari referensi dari paket tur yang ditawarkan oleh travel agency.

Buat rencana dan kalkulasi
Setelah Anda mendapatkan ide kemana Akan akan ber-travelling ria, mulailah untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang tempat tersebut, mulai dari transportasi untuk mencapai tempat tersebut, cuaca, kondisi tempatnya, bahasa yang digunakan, kebiasaan atau adat istiadat setempat, dan seluk beluk tempat itu secara garis besarnya.
Jika semua informasi sudah Anda dapat, buatlah kalkulasi biaya yang akan Anda keluarkan, mulai dari biaya pengurusan dokumen-dokumen perjalanan seperti passport, visa, tiket (jika ingin ke luar negeri), biaya transportasi (darat, laut, udara atau sungai), biaya penginapan, biaya kunjungan ke objek-objek wisata, biaya makan, budget uang untuk membeli suvenir atau oleh-oleh dan biaya tak terduga. Dan pastikan semua kalkulasi biaya sudah mencakup semua kebutuhan Anda selama berlibur.

Buat itinerary (jadwal perjalanan)

Karena tema perjalanan kali ini adalah backpacking maka jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, buatlah itinerary atau jadwal perjalanan yang isinya adalah kegiatan Anda selama berlibur mulai dari hari pertama hingga hari terakhir perjalanan Anda. Tuliskan semua aktivitas yang akan dilakukan selama perjalanan.

Dengan bantuan peta dan beberapa informasi dari internet atau dari teman yang sudah pernah berkunjung kesana, maka akan lebih mempermudah Anda dalam menyusun itinerary. Jadi Anda pun tidak perlu khawatir kehabisan ide dalam mengeksplor jiwa petualang Anda dan yang pasti akan meminimalisir kemungkinan tersasar di tempat tersebut.


Bawa perlengkapan seperlunya
Semua perlengkapan yang akan dibawa, harus disesuaikan dengan jenis perjalanan dan juga tempat yang akan dikunjungi. Contohnya lokasi pantai, pegunungan, atau perkotaan. Dengan begitu akan mempermudah Anda dalam membawa perlengkapan yang dibutuhkan.
Dan yang Anda butuhkan untuk membawa semua perlengkapan Anda itu hanyalah tas ransel, bukanlah koper seperti yang biasa dibawa oleh para wisatawan yang ingin berlibur. Karena Yang namanya backpack bukanlah suatu perjalanan yang mengusung kemewahan atau keglamoran, karena backpack bisa diistilahkan sebagai liburan ala koboi, maka perlengkapan yang dibawa pun tidak sampai seheboh dengan sebuah liburan eksklusif atau liburan dengan menggunakan paket wisata.
Dan jangan lupa untuk membawa digital camera atau handycam untuk mengabadikan objek-objek menarik dan setiap momen spesial yang Anda dapatkan selama perjalanan. Selain itu Anda pun bisa berfoto-foto ria.
Jadi buatlah diri Anda senyaman mungkin selama melakukan perjalanan, dengan tidak dibuat repot dengan sejumlah tas jinjing atau koper, karena Anda adalah seorang backpacker yang ingin mencari pengalaman dalam berpetualang ditempat-tempat yang seru dan yang penuh tantangan.

Gunakan mata uang setempat

Jika lokasi kunjungan yang Anda pilih adalah luar negeri, sebelum Anda berangkat, jangan lupa untuk menukarkan mata uang setempat. Dengan begitu akan memudahkan Anda dalam melakukan setiap transaksi di tempat tersebut, karena belum tentu mata uang Dollar berlaku di hampir seluruh negara di belahan dunia. Jadi Anda pun akan lebih mudah dalam bertransaksi disana.

Selain itu, keuntungan membawa mata uang setempat, Anda tidak perlu lagi repot mencari money changer di tempat tersebut. dan sebaiknya gunakanlah uan tunai setiap melakukan transaksi, dengan begitu Anda tidak perlu lagi menggesek kartu kredit setiap kali bertransaksi, karena jika memang begitu, jangan kaget jika sekembalinya Anda dari berlibur, tagihan kartu kredit Anda akan membengkak.


Atur pengeluaran

Selama Anda ber-backpacking berhematlah dalam mengatur keuangan Anda. seperti contoh, pilihlah tempat penginapan dengan harga yang tidak terlalu menguras kocek, namun tetap memiliki fasilitas dan keamanan yang baik.

Begitu pun dengan transportasi selama disana. Apabila di tempat tersebut ada kendaraan rakyat atau kendaraan khas setempat, mengapa tidak mencoba naik itu saja. Pastinya seru mencoba hal-hal baru yang menantang, jadi feel petualangannya akan semakin terasa.

Jika Anda ingin sedikit berhemat saat makan, sebaiknya tidak usah makan di restoran yang mahal. Makan di rumah makan yang menyajikan hidangan khas setempat, bisa menjadi pilihan jitu. Karena selain harganya jauh lebih murah dari makan di restoran, Anda pun bisa mencicipi dan merasakan panganan khas masyarakat setempat yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya.

Untuk urusan suvenir atau oleh-oleh, Anda bisa berburu di pasar lokal atau pasar tradisional setempat. Jika dibandingkan dengan toko suvenir di hotel atau di pusat perbelanjaan modern, membeli suvenir di pasar tradisional akan jauh lebih murah. Bukan hanya itu keuntungannnya, Anda pun bisa juga berinteraksi langsung dengan pedagang dengan bahasa mereka, sekaligus mempraktekkan keahlian Anda dalam tawar-menawar.


Pede aja!

Karena perjalanan Anda menggunakan prinsip keberanian dan modal nekad � tanpa bantuan travel agency ataupun informasi yang detail � maka jangan malu-malu untuk bertanya dengan masyarakat atau polisi setempat. Pede saja!

Jika kemampuan bahasa Anda kurang, jangan lupa membawa kamus dwi bahasa � bahasa Indonesia atau bahasa inggris + bahasa setempat. Namun jika Anda menginginkan informasi yang jauh lebih jelas, carilah pusat informasi bagi turis atau tourist information center. Disana informasi-informasi yang Anda butuhkan tersedia lengkap dengan detail-detailnya.


Ajak teman

Jika Anda tidak ingin sendiri saat backpacking, ajaklah beberapa teman atau kerabat terdekat untuk bersama-sama melakukan ber-backpack. Pastinya akan semakin seru jika pergi bersama dengan teman yang memiliki hobi yang sama yaitu traveling. Dengan begitu Anda bisa mengeksplor tempat-tempat menarik bersama-sama dan tidak akan takut kesepian atapun tersasar.


Sumber : www.hanyawanita.com

0 comments:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails