Home | Raddien Pelangi Blog | Wirapati Blog | blogger.com

Trip Sawah Luhur Kasemen Serang, 25 September 2010



Kembali untuk menggowes ... itulah tema trip kali ini setelah sekian lama tidak beraktivitas bergowes ria selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang baru saja berlalu. Walaupun ada aktivitas bersepeda setelah Idul Fitri, dijalani hanya trek pendek saja dan mandiri, tidak bersama komunitas. Kesempatan kali ini juga sebagai ajang bersilaturahim saling memaafkan sesama anggota komunitas mumpung suasana masih di Bulan Syawal 1431 H.



Bertempat di Alun-Alun Kota Serang sebagai meeting point-nya, sambil menunggu rekan-rekan yang lain diiringi suasana mendung menemani dapat melihat suasana Alun-Alun yang terlihat masih sepi, kemungkinan karena cuaca yang mendung sehingga masyarakat enggan untuk keluar rumah.

Dan akhirnya sekitar jam 07.30 WIB bersepeda rianya dimulai dengan kekuatan personil 5 pesepeda. Tujuan yang akan ditempuh adalah Desa Sawah Luhur Kecamatan Kasemen Kota Serang, trip ini sebelumnya sudah pernah dilalui, tetapi karena ini merupakan trip pertama setelah libur panjang maka yang dipilih adalah dengan kondisi medan jalan raya saja, ringan-ringan saja dengan jarak pun tidak terlalu jauh.



Dari Alun-Alun Serang melewat Jalan A. Yani terus ke kiri melewati Taman Sari / Stasiun Kereta Api Serang. Selanjutnya menuju arah Pasar Rau belok kiri lagi melewati Kantor Kecamatan Serang terus menuju Terondol, Warung Jaud dan akhirnya memasuki areal persawahan Sawah Luhur hingga ketemu pertigaan jalan ke arah Pontang dan Banten Lama. Selama perjalanan tidak ada hambatan yang berarti, lancar-lancar saja, karena kondisi jalan baru saja di hotmix (perbaikan). Hanya beberapa sepeda saja yang harus tambah angin di bengkel sepeda motor karena sudah lama tidak dipergunakan.

Dari pertigaan tersebut, trip di arahkan ke kanan arah Pontang untuk menuju Warung Makan Pecak Bandeng langganan kami, dan akhirnya sampai lah kami sekitar jam 08.15 WIB. Sambil menunggu hidangan yang menjadi primadona warung ini, yaitu Pecak Bandeng, kami pun istirahat melepas lelah setelah menempuh perjalanan ini.



Warung Pecak Bandeng Sawah Luhur Kasemen

Terletak 6 km dari arah Banten Lama atau 10 km dari arah Pontang, di daerah perkampungan warga, persawahan padi, dan tambak bandeng. Menjadikan tempat ini khusus karena olahan ikan bandengnya yang segar. Pecak Bandeng adalah makanan favorit yang menjadi primadona warung makan ini, olahannya mirip dengan Pecel Lele bagi yang belum mengenal Pecak Bandeng. Penyajiannya pun cukup sederhana, ikan bandeng setelah dibersihkan kemudian di panggang hingga mateng dan disajikan berikut sambalnya dalam sebuah cobek tanah. Ditemani dengan lalapan sayur-sayuran menjadi sajian yang sangat nikmat bersama teh tawar hangat.

Selain Pecak Bandeng juga terdapat menu-menu lain sebagaimana dalam daftar berikut ini:



Dan dengan lahapnya pun sekaligus menjadi menu sarapan, nikmatnyaaaa ....





Setelah berkeringat makan pecak bandeng (hmm .. makan aza berkeringat ya ... ckckckckkk ...), sekitar jam 09.48 WIB akhirnya harus meninggalkan warung makan ini untuk melanjutkan perjalanan pulang. Jalan yang ditempuh berbeda dengan jalur keberangkatan agar memberikan suasana yang berbeda. Perjalanan di arahkan menuju Kawasan Banten Lama, melewat bendung karet dan berbelok ke kiri pada saat ketemu jalan raya Banten Lama (dekat dengan Keraton Kaibon) menuju Kota Serang. Hingga Kawasan Pasar Lama hujan pun akhirnya turun dengan derasnya, terpaksa menepi dahulu untuk menyelamatkan barang-barang elektronik yang dibawa seperti kamera dan telepon genggam. Karena sudah ada persiapan sebelumnya dengan membawa plastik, setelah dibungkus barang-barang tersebut, perjalanan pun dilanjutkan dengan sedikit hujan yang sudah agak mereda.



Akhirnya perjalanan trip kali ini pun bubar dengan sendirinya setelah masing-masing menempuh perjalanan ke rumahnya masing-masing. Sampai ketemu trip berikutnya.


0 comments:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails