Home | Raddien Pelangi Blog | Wirapati Blog | blogger.com

One Day Trip Banten Backpacker: Banten Lama, 16 Januari 2011

Minggu, 16 Januari 2011 ... Mengawali kegiatan di Tahun 2011, Banten Backpacker mengadakan kegiatan berupa "kopdar" aliar kopi darat para anggota yang tergabung dalam Banten Backpacker. Kegiatan ini juga sebagai ajang jalan-jalan bertajuk "One Day Trip Banten Lama", dari sini sudah tampak lokasi yang dikunjungi adalah kawasan Banten Lama, yaitu kawasan dimana dulu menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Banten.

Dari rencana tempat meeting-point di Alun-Alun Barat Serang, digeser langsung berada di kawasan Banten Lama, tepatnya di reruntuhan (bekas) Keraton Kaibon. Semula waktu yang ditentukan adalah jam 08.00 WIB menjadi jam 09.00 WIB, sehingga para peserta langsung menuju Keraton Kaibon (jumlah peserta kali ini sebanyak 16 orang). Dan hujan pun mengguyur yang memang dari pagi hari mendung sudah bergelayutan ingin mengurangi bebannya (dan ternyata pula, sepanjang hari hujan ini menemani trip kami).




Sekitar jam 10.00 - 11.30 WIB kami tidak beranjak dari Keraton Kaibon ini, ditemani hujan dan menunggu rekan yang belom datang, tiada salah berfoto ria pun selalu menjadi aktivitas utama para backpacker.

Setelah dipandang hujan sudah rintik-rintik, kunjungan dilanjutkan menuju Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama yang menjadi satu areal dengan Keraton Surosowan dan Masjid Agung Banten, tidak terlalu jauh dari Keraton Kaibon, tetapi tetap harus menggunakan kendaraan umum/pribadi karena kalo jalan kaki lumayan juga sekitar 4 km. Dengan membayar Rp1.000,00 (seribu rupiah) per orang kami pun masuk ke museum untuk melihat-lihat barang-barang peninggalan Kesultanan Banten yang menandakan tingkat kemajuan dan kebudayaan pada saat itu.



Setelah puas menikmati museum, setelah bernegosiasi dengan penjaga Keraton Surosowan, kami pun diizinkan untuk memasuki puing-puing Keraton Surosowan. Kawasan ini sedikit tertutup, untuk memasukinya harus izin dulu.



Dari Keraton Surosowan, cukup berjalan kaki menuju Masjid Agung Banten sebagai tujuan selanjutnya. Disini bertepatan dengan waktu sholat dhuhur ...





Dari mesjid kami kembali menuju Museum untuk mencari kendaraan umum (angkot), tetapi sebelumnya mampir dulu melihat sisa-sisa bangunan "jembatan rantai", dinamakan demikian karena struktur jembatan yang dapat diangkat bila kapal-kapal lewat di kanal-kanal sekitar Kesultanan.


Setelah bernegosiasi dengan supir angkot, disepakati harga borongan Rp40.000,- (empat puluh ribu rupiah) untuk membawa rombongan menuju perjalanan berikutnya yaitu Vihara Avalokitesvara (salah satu vihara yang telah ada semenjak pemerintahan Kesultanan Banten dan masih terpelihara hingga kini), selanjutnya menuju tempat makan dan mengantarkan kami kembali ke Keraton Kaibon.





Dan di dlam Vihara, secara gratis kita dapat masuk dan melihat-lihat lingkungan asri, seperti di negeri China sana ... dan jangan lupa untuk tidak berisik atau menimbulkan kegaduhan, karena areal ini adalah rumah ibadah sehingga sesekali akan ditemui orang yang lagi menunaikan ibadahnya di sini. Selesai berkunjung di vihara ini, seharusnya melanjutkan melihat Benteng Speelwijk yang berada di depan Vihara, tetapi berhubung rombongan yang sudah sangat kelaparan, kunjungan ke Benteng ini tidak dilanjutkan, langsung menuju tempat makan di Desa Sawahluhur Kasemen, Pecak Bandeng.





Rumah Makan ini dirasakan semakin berkembang, seiring semakin banyaknya orang yang mengenal dan berburu Pecak Bandeng ini. Terakhir Saya berkunjung kesini belum terdapat Gubug untuk tempat makan, sekarang sudah berdiri dengan gagahnya, dan sesuai pembicaraan dengan pemiliknya akan ditambah lagi gubug ini karena ramainya pengunjung pada saat hari libur. Pecak Bandeng ini telah menjadi Makanan Khas yang wajib disantap bila berkunjung ke Banten Lama, walaupun posisinya agak jauh di Jalan Banten Lama - Pontang, tetapi tetap saja menjadi buruan para penikmat kuliner.

Akhirnya perjalanan trip ini ditutup sekitar jam 16.00 WIB dengan membubarkan diri setelah menikmati pecak bandengan dan ngobrol kesana-kesini. Sampai ketemu trip berikutnya.

0 comments:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails