Home | Raddien Pelangi Blog | Wirapati Blog | blogger.com

Pesona Curug Cimahi




Tanggal 17 September 2011, Saya berkesempatan berkunjung dan menikmati indahnya pesona alam di Curug Cimahi. Curug Cimahi merupakan salah satu Wana Wisata yang dikelola oleh Perum Perhutani Jabar-Banten, terletak di Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, menempuh kurang lebih 45 menit dari Arah Lembang ataupun dari Kota Cimahi. Akses ke Curug Cimahi sangat mudah karena berposisi di pinggir jalan Cimahi-Lembang. Nama Cimahi berasal dari nama sungai yang mengalir di atasnya yaitu Sungai Cimahi yang berhulu di Situ (danau) Lembang dan mengalir ke Kota Cimahi. Curug ini berada di ketinggian 1050 m dpl dengan suhu di kawasan ini berkisar 18-22 derajat Celsius.

Setelah ditutup kurang lebih 1,5 tahun lamanya akibat longsor yang mengakibatkan akses jalan menuju Curug Cimahi ini tertutup dan tidak bisa dilalui, akhirnya bertepatan menjelang libur Idul Fitri tahun 2011 wana wisata ini kembali dibuka untuk masyarakat umum. Pembenahan sarana prasarana pun dilakukan secara besar-besaran, terutama prasarana jalan akses dari Jalam umum menuju curug yang menurun. Telah dibangun jalan berupa anak tangga berundak-undak sebanyak 561 anak tangga.



Berikut pengumuman yang tertampang di loket masuk:
  1. Jarak tempuh ke pusat curug kurang lebih 350 meter.
  2. Jumlah trap 561 tangga.
  3. Sebelum membeli tiket, harap memperhatikan kondisi kesehatan pribadi, karena tiket yang telah di robek tidak dapat dikembalikan.
  4. Bagi pengidap penyakit tertentu, dimohon tidak memaksakan masuk.
  5. Anak di atas 5 (lima) tahun bayar tiket perorangan.

Dengan besaran tiket masuk Rp10.000,00 (sepuluh ribu rupiah), Saya menyusuri anak tangga satu persatu menuruni hingga sampai di area curug. Pembenahan kawasan wana wisata ini masih terus dilakukan paska longsor untuk memberi kenyamanan para pengunjung, terlihat masih adanya pekerja dengan membangun pagar-pagar pembatas jalan akses menuju curug, pengecatan, dan pembuatan tempat duduk dari beton. Sesampainya di lokasi curug terlihat bangunan Mushola yang kecil tapi indah nan asri, toilet yang terlihat baru selesai dibangun dan sebuah jembatan penghubung dari kayu menambah keasrian suasana wana wisata ini.

Disini terlihat keseriusan pengelola untuk terus menata area wana wisata secara baik dan layak. Oh yaaa ... secara tidak diduga, pada saat ingin meninggalkan curug ini, tepatnya di area hutan tampak kawanan monyet melintas dan bermain. Ternyata di kawasan ini masih banyak terlihat monyet secara bebas bergelantungan.




1 comments:

tiket pesawat mengatakan...

wah bisa kesini mah gak bakalan nyesel deh,
cz tempatnya asik banget nih

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails