Home | Raddien Pelangi Blog | Wirapati Blog | blogger.com

Review Majalah Ransel

Selamat .... !!!
Itu adalah kata pertama yang terucap atas terbitnya Majalah Ransel Edisi #01 (Perdana) pada bulan Juni 2012, walau pun mundur dari yang direncanakan bulan Mei 2012. Dengan terbitnya Majalah Ransel maka semakin meramaikan referensi para penggila jalan-jalan hemat, para backpacker, atau para travelling pada umumnya. Menjadi salah satu sumber untuk melakukan perjalanan di seluruh penjuru Indonesia, memberikan informasi destinasi-destinasi tersembunyi lainnya, dan tetap mencintai tanah air Indonesia.

Selanjutnya, izinkanlah Saya untuk sedikit memberikan review atas meluncurnya majalah Ransel edisi #01 ini. Hal ini dilakukan tidak lain tidak bukan, karena kecintaan dan kegembiraan, dan karena kecintaan dan kegembiraan itulah berkenan Saya untuk memberikan kritik dan saran, untuk kemajuan Majalah Ransel, untuk kemajuan Pariwisata Indonesia, untuk kemajuan Indonesia Raya .... (sungguh dramatisir, hehehee ...).


Adapun review terhadap Majalah Ransel Edisi #01 ini adalah sebagai berikut:

  • Keunggulan:

  1. Sebelum majalah ini benar-benar terbit, Saya acungkan jempol buat redaksi, kenapa? Yaa, karena tim redaksi dengan ulet terus mensosialisasikan akan terbitnya Ransel kepada komunitas-komunitas backpacker yang ada di Indoensia. Kebetulan Saya adalah salah seorang anggota yang tergabung dalam Backpacker's Indonesia (BPI), sehingga mengikuti perkembangan tentang keberadaan majalah ini;
  2. Saya acungkan jempol lagi, kenapa lagi? Yaa, untuk mempererat hubungan emosional sekaligus menjaring "customer" Ransel, komunikasi yang dilakukan terhadap salah satu komunitas backpacker, dalam hal ini Backpacker's Indonesia kontinue dilakukan, sekaligus meliput tentang keberadaan komunitas  Backpacker's Indonesi, dimana telah memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia, tercatat anggota aktif dan pasif dalam grup facebooknya pertanggal 14 Juni 2012 pukul 21.37 WIB sebanyak 1.259 orang;
  3.  Ukuran majalah seperti buku bacaan, tidak seperti majalah umumnya yang besar sehingga mudah untuk dibawa-bawa. Majalah Ransel sepertinya mengadopsi sebuah majalah besar di Indonesia untuk ukurannya, yaitu majalah Intisari, karena seperti itulah postur dari majalah Ransel. Ukuran yang "compact" ini sangat memudahkan bagi para pembacanya untuk dibawa dalam perjalanan, sangat jeli dan semoga ini dapat dipertahankan;
  4. Mengulas tuntas "destinasi" yang menjadi headline majalah. Ini akan memberikan kupas tuntas informasi bagi siapapun bila ingin menikmati "destinasi" tersebut. Pertahankan!.
  5. Ohya, selain ukuran majalah, pemilihan kertas juga sangat bagus, sehingga keseluruhan isi majalah menjadi berwarna dengan kualitas gambar sangat bagus dan enak dibaca. Pertahankan!

  • Kritik dan Saran:

  1. Dalam setiap tulisan yang tertera di dalam majalah, tidak tercantum penulisnya. Katakanlah itu tim, sebaiknya tercantum siapa yang bertanggung jawab terhadap tulisan tersebut, seperti pada umumnya tulisan pada majalah-majalah. Contoh untuk liputan Komunitas Backpacker's Indonesia dan Profil ketuanya, siapa yang melakukan wawancara dan menulisnya??
  2. Baik dalam majalah maupun dalam blognya, tidak ada informasi tentang iklan. Informasi itu dapat berupa bagaimana cara pasangnya, besaran tarif iklan, dan menghubungi siapa? Apa memang majalah ini dirancang untuk tidak ada iklan? Kalau boleh saran, sebaiknya ada iklan untuk membesarkan majalah ini sendiri, tapi jangan banyak-banyak. Dengan adanya iklan, siapa tahu harga bisa turun, jangan seperti sembako yang tidak akan turun-turun;
  3. Sebagai majalah komersil, jujur saja sedikit heran untuk pemilihan wahana web/blog yang digunakan. Kenapa menggunakan blog gratisan?? Tentunya ini memberikan warna kepada imej brand dari majalah Ransel itu sendiri. Sebagai majalah komersil tentunya ingin membangun nama besar dan cita-cita tinggi, sebaiknya pemilihan domain/hosting pun sebaiknya berbayar, jangan gratisan. Jangan kalah sama blognya Backpacker's Indonesia dan blog penulis "Raddien".

Demikian review ini, mohon maaf bila ada tulisan salah-salah kata, tidak lain tidak bukan untuk kemajuan bersama. Bravo Ransel ! Salam Ransel !!

2 comments:

Adventure, Culture, and Low Cost mengatakan...

mantap!!
Analitik, Jeli, dan Tajam.
Pertahankan!

Seiring waktu kami terus perbaiki diri memenuhi harapan semua penikmat Ransel :)

Salam Ransel,
Redaksi Majalah Ransel

Detri Man mengatakan...

Ditunggu segera edisi #2 nyaa ....

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails