Home | Raddien Pelangi Blog | Wirapati Blog | blogger.com

Nongkrong Di Mie Ayam Jalan Prapatan Jakarta


Memang Aku sedang stay di Hotel Aryaduta Jakarta, tetapi seperti biasa, lebih nyaman dan nikmat mencari makanan atau kuliner yang sederhana saja, bosan dengan menu ala hotel berbintang. Kebetulan sehari sebelumnya tatkala sedang menuju hotel tersebut akan check-in, aku melihat gerobak mie ayam di pinggir jalan. Letaknya berada persis di depan Kantor Aerowisatanya Garuda Grup, sebelah Markas Komando Pasukan Marinir. Sepintas, aku sangat tertarik untuk menikmatinya, berhubung sedang buru-buru menuju hotel untuk check-in, aku hanya bisa melintas saja.

Keesokan harinya, tatkala sore hari selepas kegiatan rapat di hotel tersebut, aku pun menuju gerobak mie ayam tersebut. Sesampainya aku segera memesan mie ayam, "Mie Ayamnya Pak!". "Campur? Pakai sambel?", ujar sang Bapak Mie Ayam. "Iya ngak apa-apa", ujar aku pun segera. Setelah menunggu beberapa saat, me ayam aku pun sudah dihidangkan di atas mangkos ukuran sedang, seperti umumnya mie ayam ngak ada beda, perbedaannya mie ayam ini ditambahkan pangsit goreng dan pangsit rebus, bisa juga ditambahkan ceker ayam, tapi sayang kata si Bapak sudah habis ceker ayamnya.

Sambil makan mie ayam tersebut, aku sedikit bercakap-cakap dengan Bapak tersebut. "Bapak dari mana?" tanyaku, beliau menjawab dengan bahasa Jawa "Saking Lamongan". "Oooo ... dari jam berapa sudah bukanya Pak?", tanyaku lagi. Dan beliau menjawab "Dari jam 10 pagi". Oooo ... pantesan ceker ayamnya sudah habis, ternyata mie ayam ini sudah ada dari pagi hari dan sore hari menjelang magrib baru tutup, atau sehabisnya jualan.

Dan ternyata dugaanku tidak meleset, mie ayam ini sangat nikmat di lidahku, seperti mie ayam yang sering aku rasakan kalo mudik ke Jawa. Maknyuuuuusssss ........



0 comments:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails