Home | Raddien Pelangi Blog | Wirapati Blog | blogger.com

Enjoy Trip @Pari_Island

Sudah lama juga tidak berpetualang, terakhir kali bulan Mei 2013 menaklukkan Puncak Rinjani di 3726 mdpl. Kerinduan untuk memeluk dan tidur bersama alam pun sudah memuncah, maka di pertengahan Januari 2014 ini, begitu ada kesempatan untuk melakukan trip kembali. Walau cuaca sedang kurang bersahabat, di tengah-tengah berita banjir dimana-dimana, Jakarta, Bekasi, Subang dan wilayah lainnya, Stasiun Tawang di Semarang pun sampai di tutup karena kebanjiran. Trip ini tetap diikuti karena kerinduan dengan alam.

Sabtu, 18 Januari 2014

Sesuai dengan kesepakatan dengan rombongan untuk meeting point di Muara Angke jam 06.45 WIB, tetapi seperti biasa, atau dibiasakan yaa?? jam karet!!! Jam 08.00 baru pada kumpul, tetapi karena kondisi ombak sedang tinggi kapal yang akan mengangkut kami ke Pulau Pari pun ditunda agak siangan, karena semakin siang ombak laut semakin bersahabat.

09.00 WIB kapal pun diberangkatkan, KM Ratu Serinding, itu namanya, memulai pelayaran menyeberangi Teluk Jakarta menuju Pulau Pari, perkiraan waktu tempuh normal adalah 2 jam. Dan memang ternyata, ombak laut mengayun-ayunkan kapal dengan garangnya, dan tak ayal lagi ikut mengayun-ayunkan isi perut penumpang yang berada di segala penjuru kapal. Tidak sedikit dari penumpang akhirnya tidak tahan untuk mengeluarkan isi perutnya karena ayunan ombak tersebut.

12.00 WIB kapal pun baru merapat di Dermaga Pulau Pari, waktu tempuh menjadi 3 jam karena hempasan ombak sehingga kapal tidak berani untuk melaju kencang ditambah dengan hambatan angin ikut melambatkan laju kapal. Ada komentar pemilik warung: "Kock baru nyampe jam segini? biasanya jam 08.30 ....". Dijawab saja, "Ombak lagi besar bu, jadi kapalnya pelan, terus tadi juga berangkatnya baru jam 09.00 karena nunggu siangan biar ombaknya lebih tenang". Setelah itu kami berlalu menuju homestay.

14.00 WIB setelah makan dan istirahat secukupnya, kami memulai petualangan pertama di Pulau Pari dengan snorkling di dua spot. Spot terumbu karang ini berada tidak jauh dari dermaga yang sedang dibangun Pemerintah DKI Jakarta. Penilaiannya??? lumayan lach, walo tidak terlalu bagus karena banyak terumbu karang yang sudah mati, ditambah dengan kerusakan karang, ga tau akibat apa. Apakah karena adanya pembangunan dermaga atau diambil oleh penduduk dalam rangka "reklamasi" pantai. Melihat ikan-ikan terumbu yang ada sebenarnya cukup bagus-bagus, kita dapat menemukan ikan "Nemo" (Cloud) dan temen-temennya.

15.00 WIB kami kembali ke homestay untuk bebersih dan nyantai lagi, acara selanjutnya bebas-bebas saja, yang mau bersepeda keliling pulau atau cuma tidur-tiduran, atau duduk-duduk di warung depan homestay sambil menikmati deburan ombak di pantai.

19.00 WIB waktunya makan malam, selanjutnya jam 21.00 WIB acara bakar-bakaran ikan alias barbeque ... nach sebenarnya ini kurang tepat, seharusnya acara makan malam digabung dengan barbeque, tidak terpisah seperti ini. Wal hasil, setelah makan malam semua peserta trip langsung menuju peraduan, karena masih ada sisa-sisa mabuk laut. Barbeque pun diolah hanya dari penyedia homestay dan guide kami, setelah siap saji baru kami dibangunkan ... heheheheee ... ohya, sebagai informasi tambahan, dari jam 21.00 WIB sampai kepulangan kami dari Pulau Pari, listrik padam, entahlah penyebabnya.

Minggu, 19 Januari 2014

08.00 WIB. Ini adalah hari kedua di Pulau Pari, setelah makan pagi atau sarapan nasi goreng. Trip selanjutnya adalah mengunjungi Pantai Perawan di Pulau Pari. Pantai ini merupakan pantai yang dikelola penduduk setempat sebagai pantai hiburan. Disini terdapat perahu yang disewakan untuk sekedar berkeliling di sekitar pantai. Warung-warung makan seafood dan aneka lainnya, atau sekedar berlari-larian karena pantainya yang landai.

09.30 WIB perjalanan trip dilanjutkan untuk melihat "peternakan" bintang laut yang dikelola oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). Dipampang di bibir pantai larangan mengambil biota laut, artinya silahkan menikmati tetapi jangan diambil.

11.00 WIB kami kembali ke homestay untuk persiapan kembali pulang.

14.00 WIB KM Ratu Serinding kembali membawa kami ke "daratan", untuk kepulangan ini ombak sangat bersahabat sehingga waktu tempuhnya pun normal ... 2 jam. Penumpang pun enjoy menikmati perjalanan, ada yang tidur-tiduran, tidur beneran, atau di luar menikmati ombak dan hamparan laut.

16.00 WIB kami sudah berada di Dermaga Muara Angke tetapi kapal belum merapat di dermaganya, karena banyak kapal nelayan yang tidak melaut karena cuaca, sehingga proses sandar kapal membutuhkan waktu 30 menit.

16.30 WIB Alhamdulillah kami sudah di daratan, see you next trip .... :D

Berikut foto-foto Enjoy Trip @Pari_Island :

 












1 comments:

singgih zapplerepair mengatakan...

Bingung lagi di bandung mau tidur dimana? Punya budget pas pasan? Budget tipis tapi pengen yang top solusinya ZBACKPACKER HOSTEL dengan layanan yang bagus range harga yang terjangkau, langsung cek aja HOSTEL DENGAN HARGA TERJANGKAU

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails