Home | Raddien Pelangi Blog | Wirapati Blog | blogger.com

Fam Trip @Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Bogor

Tak disangka, gara-gara kena virus flashdisknya terus dengan menggunakan program software berbayar seluruh data-data yang ada di flashdisk tersebut dapat terangkat kembali, malah menemukan foto-foto lama yang hilang. Yaaa ... foto-foto tersebut adalah foto perjalanan mengunjungi Pura Parahyangan Agung Jagatkarta di Bogor.

Pura Parahyangan Agung Jagatkarta

Menurut wikipedia.org, Pura Parahyangan Agung Jagatkarta (alam dewata suci sempurna) atau sering disebut hanya Pura Jagatkarta adalah pura agama Hindu Nusantara yang terletak di Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Setelah dibangun, Pura Jagatkarta adalah pura terbesar di Jawa Barat dan terbesar ke-2 di Indonesia setelah Pura Besakih di Bali, dianggap sebagai tempat persemayaman dan pemujaan terhadap Prabu Siliwangi dan para hyang (leluhur) dari Pakuan Pajajaran yang pernah berdiri di wilayah Parahyangan.

Pura Jagatkarta terletak di kaki Gunung Salak, di Ciapus, Kecamatan Tamansari di Kabupaten Bogor. Pura Jagatkarta dibangun di lokasi unik di Gunung Salak karena konon Pakuan Pajajaran Sunda pernah berdiri di lokasi tersebut. Pakuan Pajajaran adalah wilayah ibukota Kerajaan Sunda Galuh, Kerajaan Hindu terakhir di Nusantara (bersama Majapahit) yang mengalami masa keemasannya di bawah pemerintahan Prabu Siliwangi, sebelum ditaklukkan oleh Muslim Jawa pada abad ke-16.

Tata letak Pura Jagatkarta juga berdasarkan legenda bahwa titik tersebut adalah tempat di mana Prabu Siliwangi mencapai moksa bersama para prajuritnya, sehingga sebelum dibangun, sebuah Candi dengan patung macan berwarna putih dan hitam (lambang Prabu Siliwangi) didirikan sebagai penghormatan terhadap Kerajaan Pajajaran, Kerajaan Hindu terakhir di tanah Parahyangan. Sebagian peninggalan Pajajaran kini tersimpan di Museum Nasional Indonesia di Jakarta. Jejak kaki Prabu Siliwangi tercetak pada sebuah batu yang lalu dikenal sebagai Prasasti Ciaruteun.

Akses jalan dari kaki Gunung Salak menuju Pura Jagatkarta telah diperlebar sejak pembangunannya dirintis pada tahun 1995, sehingga kendaraan bisa mencapai Pura dengan mudah. Namun karena banyaknya pengunjung yang datang untuk mengikuti upara Ngenteg Linggih atau peresmian Pura Jagatkarta, areal parkir terletak jauh dari areal pura.

My Fam Trip

Trip kami ke pura ini terjadi pada tanggal 6 Juni 2013, ini adalah kunjungan pertama dan hingga kini belum kesana kembali. Pada saat itu sedang dilakukan berbagai perbaikan, mungkin sekarang sudah selesai yaaa ....

Berikut beberapa momen yang telah diabadikan :


0 comments:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails