Asiknya Lari Malam "Tangrun Insomnia 2020"



Masih menjadi rangkaian memperingati HUT Kota Tangerang ke-27 Tahun 2020, Pemerintah Kota Tangerang menyelenggarakan lomba lari 5 km pada malam hari pada tanggal 22 Februari 2020 jam 19.00 WIB dan GRATIS.

Acara ini bernama "Tangrun Insomnia 2020", bekerjasama dengan aplikasi acara atau event JOMRUN. Digelar dikawasan Green Lake City, Kota Tangerang. Panitia hanya menyediakan Medali Finisher sebanyak 3500 keping saja.
Jauh-jauh hari saya sudah mendaftar melalui aplikasi JOMRUN, kemudian sesuai waktunya mengambil race pack di Decathlon Alam Sutera Tangerang pada tanggal 14 Februari 2020. Race packnya adalah BIB dan gelang fospor yang akan terlihat menyala pada malam hari.


Tepat pada harinya, jam 16.00 WIB saya sudah meluncur ke lokasi acara diantar oleh isteri tercinta yang ingin menyaksikan lomba lari tersebut, dan sebagai fotografer saya juga. Memang, waktu masih lama menjelang malam tetapi tidak apa-apa untuk melihat situasi sekitar. Bila sudah mendekati waktunya yang dijhawatirkan adalah parkir mobil dan lain sebagainya.

Lokasi acara sudah ramai dan telah dibarikade dengan kerucut dan pembatas jalan. Saya parkir sedikit menjauh dari lokasi Start Line, biar mudah tatkala pulangnya nanti. Jalan sedikit tidak apa sambil hitung-hitung pemanasan menjelang lari.

Singkat cerita, karena waktu sudah masuk sholat magrib, maka saya dan beberapa peserta muslim tentunya menunaikan sholat dulu. Panitia sudah menyediakan mobil tangki air untuk berwudhu. Sholatnya sendiri menyesuaikan dengan kondisi, ada yang di teras toko, saya memilih di stand kosong. Panitia memang menyediakan stand khusus seb
agai mushola, dengan ukuran tidak lebih dari 2x2 meter, tentunya antrian akan sangat panjang kalau harus disana semua.

Waktu start pun tiba, bendera start dikibarkan langsung oleh Wali Kota Tangerang dan peserta pun berhamburan saling mendahului untuk yang terdepan dan tercepat. Ternyata, jalur lari yang digunakan tidak steril oleh kendaraan lain. Jalan kawasan yang terdiri dari dua jalur dibagi dua, satu jalur digunakan oleh pelari dan satu jalur lagi tetap oleh mobil dan motor, hanya dibatasi oleh tali dan kerucut. 

Hal ini menjadi keluhan peserta, ini terlihat dari komentar-komentar peserta pada aplikasi JOMRUN. Sebagian peserta kecewa dengan tidak sterilnya jalan oleh kendaraan.

Ah sudah lah. Alhamdulillah saya dapat menyelesaikan lari dan melewati garis Finish serta mendapatkan mendali finisher. Setelah dikalungi medali, setiap peserta dipersilahkan untuk mengambil air kemasan dan buah pisang untuk melepas penat. Tak lupa pula kalau mau ke toilet sudah ada mobil toilet terparkir dekat dengan garis finish.
Asiknya Lari Malam "Tangrun Insomnia 2020" Asiknya Lari Malam "Tangrun Insomnia 2020" Reviewed by Massaputro Delly TP. on April 20, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.