Teman Yang Heterogen Memperkaya Sudut Pandang

Saya bukan penulis, saya hanya suka tulis menulis. Untuk memperkaya bahan dan ide penulisan banyak cara yang dilakukan walau ilmunya tetap satu, membaca.

Salah satu cara untuk memperkaya ide dan wawasan adalah dengan aktif di media sosial. Facebook, twitter, youtube, dan lain sebagainya. Perbanyak teman dengan sudut pandang, latar belakang, disiplin ilmu, orientasi politik, dan lain sebagainya yang berbeda-beda. Semakin heterogen semakin bagus.

Yah, memang kadang kala teman kita tersebut karena perbedaan orientasi politik misalnya, isi statusnya selalu tentang politik dan menjelek-jelekkan yang berbeda pilihan. Seperti saat ini pasca pesta demokrasi pemilihan umum yang menciptakan polarisasi masyarakat. Isi status atau posting sangat berbeda sudut pandangnya dengan kita. Tidak apa-apa, biarkan saja. Tidak usah dikomentaran, tidak usah di putus pertemanan, biarkan. Ini menjadi sisi lain orang melihat atas sesuatu hal yang berbeda dengan kita. Perbedaan itu anugrah. Unfollow atau putus pertemanan di media sosial itu jalan darurat, bila sudah membuat rusuh dan tidak nyaman lagi. Ingat, itu adalah pilihan terakhir.

Memperkaya pertemanan di media sosial terkadang tidak lepas juga dari aktifitas nyata. Mengikuti suatu seminar, pelatihan atau kegiatan sosial kemasyarakatan juga bisa menambah pertemanan secara nyata dan ujung-ujungnya dilanjut secara maya. Jangan ragu untuk bertemu dengan banyak orang, semakin banyak teman semakin luas wawasan berpikir. Ide pun dapat diambil dari mana saja.
Teman Yang Heterogen Memperkaya Sudut Pandang Teman Yang Heterogen Memperkaya Sudut Pandang Reviewed by Massaputro Delly TP. on April 26, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.